Ingin cara sehat menurunkan berat badan? Cobalah minuman (shake) yang terbuat dari rumput laut pada waktu sarapan. Studi baru menemukan bahwa rumput laut dapat menurunkan berat badan dengan sehat dan efektif.
Para ilmuwan telah menemukan bahwa menambahkan ekstrak rumput laut alginat pada milkshake coklat dapat menekan rasa lapar.
Hasil studi menunjukkan bahwa pria dan wanita yang minum minuman berbasis alginat untuk sarapan hampir sepertiga tidak merasa lapar pada saat waktu makan siang, dibandingkan dengan orang yang makan milkshake biasa.
Temuan yang telah dilaporkan pada jurnal Obesitas ini membuka jalan bagi berbagai makanan yang bisa membuat orang merasa kenyang lebih lama, sehingga membuatnya lebih mudah menolak makanan ringan di antara waktu makan.
"Berbagai diet dan program diet berbeda dapat dengan efektif menurunkan berat badan," jelas peneliti Harry Peters, seperti dilansir Dailymail.
Namun, lanjut Peters, banyak subjek yang gagal mematuhi program diet sehingga penurunan berat badan tidak tercapai atau tidak dapat dipertahankan.
"Menunda rasa lapar setelah makan berpotensi dapat meningkatkan kepuasan konsumen dengan program pengendalian berat badan, mengurangi produk makanan energi dan mendorong kepatuhan jangka panjang dengan mengurangi diet energi," ujar Peters.
Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan alginat dan kalsium pada produk shake dan diberikan pada partisipan yang sehat untuk sarapan.
Partisipan yang diberikan alginat dengan jumlah tertinggi merasa kurang lapar hingga 30 persen setelah lima jam kemudian.
Alginat ini tidak melakukan apa pun untuk mengubah rasa minuman shake, tetapi partisipan mengatakan hal ini memberikan rasa nyaman dan kenyang.
Bentuk alginat berubah menjadi gel dalam lingkungan asam pada lambung, sedangkan dan kalsium menambah ketebalan gel tersebut.
Hal ini menciptakan perasaan kenyang, serta menyimpan makanan dalam perut lebih lama.
Minuman Rumput Laut untuk Sarapan Efektif Turunkan Berat Badan
Pangkas Berat Badan dengan Cara yang Menyenangkan
Susahnya menjalankan program penurunan berat badan seringkali membuat program tersebut gagal dan membuat orang menjadi depresi. Tapi ada beberapa cara asyik untuk dapat menurunkan berat badan.
Menurunkan berat badan memang bukan hal yang mudah bagi beberapa orang. Namun cara-cara sederhana dan menyenangkan berikut dapat membantu Anda menurunkan berat badan.
Berikut beberapa cara asyik untuk dapat menurunkan berat badan, seperti dilansir Healthmad, Rabu (27/4/2011):
1. Menari
Bila Anda tak suka pergi ke pusat kebugaran untuk melakukan aerobik, latihan kardio atau latihan otot lainnya, cobalah untuk menari. Dengan menari, orang bisa membakar 500 kalori.
Selain bergerak, menari juga dapat memompa endorfin ke otak, yaitu hormon yang membuat orang merasa bahagia. Menari merupakan cara asyik dan menyenangkan untuk membuat tubuh tetap sehat dan membantu menurunkan berat badan.
2. Jalan kaki
Jalan kaki di pagi hari bisa menjadi cara menyenangkan untuk menurunkan berat badan. Selain membakar kalori, jalan kaki juga bisa membuat pikiran dan energi selalu segar sepanjang hari.
3. Bermain dengan anak
Bermain dengan anak yang aktif tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuat Anda berkeringat dan membantu menurunkan berat badan. Tak perlu berlama-lama, cukup luangkan satu jam dalam sehari untuk bisa bermain dengan anak Anda yang aktif.
4. Berenang
Berenang setiap hari selama tiga puluh menit sudah cukup untuk secara bertahap menurunkan berat badan.
5. Memasak
Di kota-kota besar, orang lebih memilih makan di restoran cepat saji ketimbang harus memasak makanan sehat di rumah. Memasak makanan sendiri tidak hanya sehat tetapi juga merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan.
6. Mengerjakan tugas rumah tangga
Apakah semua pekerjaan rumah tangga Anda dikerjakan oleh pembantu rumah tangga atau dengan mesin. Cobalah sesekali mengerjakan tugas rumah tangga Anda sendiri, seperti memotong rumput, menyapu lantai, mencuci piring dan hal-hal sederhana lainnya. Ini akan menjadi cara sederhana untuk membantu Anda menurunkan berat badan.
7. Berhubungan seks
Bagi pasangan yang sudah menikah (suami istri/pasutri), melakukan hubungan seksual bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Melakukan hubungan seks yang sehat juga dapat membantu menurunkan berat badan.
Seks sama halnya dengan aktivitas fisik seperti olahraga, juga dapat membakar banyak kalori. Seks dapat meningkatkan denyut jantung sama seperti latihan aerobik dan membakar rata-rata 200 kalori selama 30 menit.
Sering Terkecoh Rasa Lapar? Ini Lho Pemicunya..
Anda sering merasa masih lapar padahal baru saja selesai makan? Beberapa bahan makanan memang dapat mengecoh tubuh sehingga tidak merespons rasa kenyang yang akibatnya malah membuat orang makan lebih banyak.
Secara normal, makan atau mengisi perut akan membuat Anda merasa kenyang. Tapi bila makanan yang Anda masukkan ke perut tidak tepat, maka Anda bisa masih merasa lapar meskipun baru saja selesai makan.
Berikut beberapa penyebab rasa lapar yang datang setelah selesai makan, seperti dilansir Menshealth.com, Kamis (28/4/2011):
1. Minum soda terlalu banyak
Soda, es teh (kemasan) dan minuman manis lainnya adalah sumber terbesar sirup jagung tinggi fruktosa (sekitar dua pertiga asupan harian).
Penelitian dari University of California di San Francisco menunjukkan bahwa fruktosa yang dapat mengecoh otak agar orang makan lebih banyak, bahkan ketika selesai makan.
Zat ini bekerja dengan menghambat kemampuan tubuh untuk menggunakan leptin, yaitu 'hormon pemuas' yang memberitahu tubuh ketika sudah cukup untuk makan alias kenyang.
2. Makan makanan kaleng
Banyak makanan kaleng yang mengandung bahan kimia BPA atau bisphenol-A, yang baru-baru ini Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa paparan BPA dapat menyebabkan lonjakan leptin abnormal, yang menurut peneliti di Harvard University dapat menyebabkan orang makan makanan berlebih meski usai makan sehingga memicu terjadinya obesitas (kegemukan).
3. Tidak sarapan atau hanya makan sedikit saat sarapan
Penelitian yang dilakukan selama 4 tahun pada 6.764 orang sehat menunjukkan bahwa orang yang sarapan hanya 300 kalori dua kali lipat lebih cepat mengalami kenaikan berat badan ketimbang orang yang sarapan 500 kalori atau lebih.
Alasannya, sarapan dengan porsi besar dapat membuat gula darah naik lebih perlahan dan menjaga insulin tetap stabil sepanjang hari, sehingga menghindari makan makanan berlebih atau ngemil.
4. Tidak makan sayur
Kebanyakan orang yang merasa lapar setelah makan adalah orang yang tidak makan sayur yang kaya akan vitamin B folat esensial, yang membantu melindungi terhadap depresi, kelelahan dan kenaikan berat badan.
Sayuran hijau juga tinggi vitamin K, yaitu nutrisi lain yang mengatur insulin untuk membantu mencegah rasa lapar setelah makan. Sayur yang banyak mengandung vitamin K antara lain selada, bayam, collard hijau.
5. Dehidrasi
Dehidrasi sering meniru rasa lapar. Jika Anda merasa lapar padahal baru saja makan cobalah minum banyak air, bisa jadi itu bukan lapar tapi kekurangan cairan.
Sedot Lemak Tak Bikin Lemak Kapok Datang Lagi
Salah satu cara menurunkan berat badan secara instan melalui liposuction (sedot lemak). Tapi ternyata cara ini tidak memberikan solusi permanen, karena lemak bisa datang kembali.
Sebuah studi menunjukkan lemak bisa kembali pada tempat yang sama atau justru di tempat lain yang tidak diinginkan. Studi ini dilakukan oleh peneliti dari University of Colorado dengan melibatkan 14 perempuan sehat.
Dalam studi ini partisipan yang terlibat berusia rata-rata 40 tahun yang memiliki proporsi besar lemak di jaringan adiposa. Dalam prosedur ini lemak yang disedot rata-rata 2,1 persen dari tubuhnya.
Setelah melakukan sedot lemak, maka peneliti mengukur perubahan yang terjadi di dalam tubuh partisipan saat 6 minggu, 6 bulan dan satu tahun dengan menggunakan MRI serta scan X-ray.
Hasil yang didapatkan setelah satu tahun melakukan liposuction adalah jaringan adiposa muncul kembali di daerah perut sebagai lemak subkutan (tepat di bawah kulit) dan lemak visceral (dalam) di sekitar perut. Kondisi ini terlepas dari apakah perut menjadi sasaran sedot lemak atau tidak.
Para peneliti juga berkesimpulan mekanisme di balik terjadinya penumpukan kembali massa di jaringan adiposa memang masih belum pasti, tapi hal ini menjadi sesuatu yang sangat menarik. Hasil temuan ini dipublikasikan secara online dan cetak dalam jurnal Obesity, seperti dikutip dari LATimes.
Dalam teknik sedot lemak, tidak semua lemak di dalam tubuh diambil tapi hanya di bagian tertentu saja. Lemak-lemak yang letaknya berada jauh di dalam rongga perut tidak bisa dihilangkan hanya dengan sedot lemak.
Sedot lemak sebaiknya dijadikan pilihan terakhir jika cara yang lain sudah tidak membuahkan hasil karena teknik ini membutuhkan perawatan yang sulit dan tidak murah serta harus dilakukan oleh ahli bedah yang berkompeten untuk mengurangi efek samping yang mungkin timbul.
Nutrisi Pengurang Nafsu Makan
Tidak sedikit orang menjadi banyak makan karena nafsu makannya yang besar. Bila demikian, mengurangi nafsu makan bisa membantu Anda menurunkan berat badan.
Berikut beberapa makanan alami yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan menurunkan berat badan, seperti dilansir Dailymail:
1. Apel
Semua buah dan sayuran yang mengandung banyak air dan serat dapat menghasilkan sinyal kenyang di usus halus, apel salah satunya. Setelah dicerna, apel memproduksi hormon GLP-1, yang mengirimkan sinyal ke otak untuk membujuk Anda berpikir perut sudah atau masih kenyang. Penelitian menunjukkan apel juga sangat efektif untuk menurunkan berat badan.
Makan satu buah apel berukuran sedang 15 menit sebelum makan untuk membantu mengatur nafsu makan.
2. Cabai merah
Penelitian terakhir menemukan bahwa setengah sendok teh cabai merah cincang yang dimasukkan ke dalam makanan dapat mengurangi nafsu makan. Para ilmuwan menemukan Capsaicin, yaitu elemen yang bertanggung jawab untuk memberikan rasa panas pada cabai, dapat mengurangi rasa lapar sambil meningkatkan energi.
3. Rumput laut
Ilmuwan Belanda telah menemukan bahwa ganggang adalah serat makanan alami yang berasal dari rumput laut, yang dapat menekan rasa lapar sebesar 30 persen dan terus merasa kenyang sampai waktu makan siang.
4. Teh hijau
American Journal of Clinical Nutrition melaporkan teh hijau mengandung katekin, yanti zat yang dapat merangsang tubuh untuk membakar kalori lebih banyak.
Selain itu, teh hijau juga mengandung antioksidan tertentu yang diyakini memiliki efek pada hormon Leptin, yaitu hormon bertanggung jawab untuk mengendalikan nafsu makan.
Minum 3 sampai 6 cangkir teh hijau sehari mempercepat laju tubuh membakar energi sel hingga 40 persen, dan juga meningkatkan tingkat pembakaran lemak.
5. Telur
Kualitas protein telur adalah yang tertinggi dari setiap produk makanan secara keseluruhan dan menurut review ilmiah baru-baru ini, kandungan protein yang tinggi ini berperan dalam manajemen berat badan.
Menurut laporan jurnal American College of Nutrition, makan dua telur dadar untuk sarapan mengakibatkan orang makan lebih sedikit kalori untuk sisa waktu makan berikutnya.
Memulai hari dengan sarapan telur dapat mencegah rasa lapar datang hingga makan siang.
6. Jeruk nipis atau lemon
Lemon mengandung pektin, yaitu serat larut alami dan pembentuk gel yang dapat membakar lemak yang disimpan oleh tubuh dan memperlambat proses pencernaan sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.
Peneliti AS menemukan bahwa asam lemon dan pektin dapat memperlambat penyerapan gula setelah makan dan menghindari gula darah rendah yang dapat mengakibatkan orang berkeinginan ngemil.
Vitamin C dalam lemon juga membantu untuk menghasilkan karnitin, yaitu asam amino untuk mendorong tubuh untuk membakar lemak.
7. Air putih
Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010 menyimpulkan bahwa minum air putih tepat sebelum makan benar-benar dapat membantu orang untuk menurunkan berat badan.
8. Bawang putih
Para peneliti di Israel baru-baru ini menemukan bahwa kandungan allicin pada bawang putih, yang bertanggung jawab memberikan bau menyengat, dapat merangsang pusat kenyang di otak, juga mengurangi rasa lapar.
Bawang putih juga merangsang sistem saraf untuk melepaskan hormon seperti adrenalin, yang pada gilirannya mempercepat tingkat metabolisme sehingga tubuh membakar kalori lebih banyak.
Dari Gila Kerja Jadi Gila Jalan Demi Badan Ramping
Suzy Ashford adalah perempuan pekerja yang sepanjang hari berada di depan komputer. Bertahun-tahun tanpa ia sadari duduk seharian di depan komputer membuat berat badannya terus bertambah. Sampai akhirnya ia bertekad untuk mengubah dirinya dari gila kerja menjadi gila jalan.
"Pekerjaan memaksa saya duduk seharian di depan komputer dan saya sangat sibuk dan lalu saya pun mulai tidak sadar telah makan banyak sambil bekerja di tempat duduk," kata Suzy seperti dilansir dari thatsfit.
Ketika merasa stres dengan pekerjannya, Suzy terbiasa mengemil kue-kue kecil, begitu juga ketika ada perayaan kecil di kantor selalu ada makanan manis yang tersedia. Aktifitasnya sehari-hari nyaris tidak lepas dari meja kerjanya dan makanan-makanan kecil untuk membantu menenangkan diri saat stres.
Lalu sampailah ia pada titik sadar saat sedang bercermin. Di depan kaca, ia melihat badannya penuh lemak, tidak berbentuk dan jauh dari bentuk badan sebelumnya ketika ia masih berusia 20 atau 30-an tahun.
"Saat itu saya begitu muak melihat bentuk badan, saya berkata kepada diri sendiri cukup sudah seperti ini. Oke saya harus membuat pilihan mengurangi berat badan dan meninggalkan kebiasaan banyak makan tanpa bergerak," katanya.
Suzy yang berusia 47 tahun agak ragu apakah dengan usia senjanya masih mampu menurunkan berat badannya. Namun ia bertekad ingin punya badan lebih ramping dan atletis seperti dulu dan ingin mengurangi makanan yang manis-manis. Ia teringat badan atletisnya dulu terbentuk karena ia suka jalan.
"Bagaimana saya bisa lupa, kalau saya dulu senang jalan yang membuat berat badanku dulu menjadi stabil. Lalu saya mulai lagi untuk berjalan," ungkap Suszy menceritakan awal munculnya hobi 'gila jalan' ini.
Pelan-pelan dimulailah kebiasaan untuk jalan tersebut. Awalnya, ia berjalan pagi bersama anjingnya. Setelah itu ia mulai menerapkan jalan kaki di siang hari saat akan atau sesudah makan siang. Lalu ia menambahkan lagi porsi jalannya pada malam hari.
Suzy berjalan dengan kecepatan tetap, tidak lambat tidak juga terlalu cepat. Dengan berjalan, Suzy mampu mengalihkan perhatiannya dari makanan dan pekerjaan. Sejak rajin berjalan, Suzy mengaku tidak lagi merasa selalu kelaparan.
Dengan rajin berjalan, Suzy merasakan badannya makin enteng, makin bugar dan napasnya lebih panjang dan kuat. Ia mulai tidak menyukai junk food dan hanya mencicipi sekali-sekali dan mulai makan kue sedikit. Meski begitu pada tiap hari Jumat ia agak longgar dengan jadwalnya. Ada waktu 1 jam memanjakan diri untuk memenuhi keinginan makan junk food atau es krim.
Tapi di hari biasa ia akan berjalan kaki pagi 20 menit, siang 45 menit dan pulang kerja 30 menit. Karena hobi jalannya itu, Suzy mengaku ia kini menjadi gila jalan. Menurutnya sebelum ada kendaraan, manusia kemana-mana dengan jalan kaki, maka ia kini memilih jalan kaki jika jaraknya tidak jauh.
Alhasil, setelah rutin berjalan kaki berbulan-bulan, berat badan Suzy pun turun hingga 22,7 kg dari semula 95,3 kg kini berat badannya 72,6 kg. Dengan tinggi badan 168 Cm, Suzy mengakui ia masih butuh menurunkan beberapa kilo lagi agar terlihat ideal. Ia tidak menargetkan harus berapa lama berat badannya turun, tapi ia percaya kuncinya cuma satu banyak jalan kaki.
Butuh Kalori Sedikit, Pekerja Kantoran Jangan Banyak Makan
ika pekerjaan Anda saat ini lebih banyak duduk di balik meja, sebaiknya mulailah untuk mengatur kalori yang masuk dan keluar. Banyak pekerja kantoran yang mengeluhkan badannya makin gemuk tapi tidak menyadari kalau kalori yang dimasukkan terlalu banyak.
Pekerjaan kantoran memiliki aktivitas gerak yang sedikit, tapi tanpa disadari kegiatan mengemil atau makan yang dilakukan kadang terlalu sering. Akibatnya tubuh menimbun banyak kalori yang jika tidak digunakan dengan banyak bergerak akan menumpuk menjadi lemak.
Dibandingkan pekerjaan lain, seperti dilansir cfs.gov.hk, Kamis (19/5/2011), pekerjaan kantoran hanya memerlukan kalori yang sedikit. Maka itu, pekerja kantoran tifak bisa menyamakan porsi makannya dengan pekerja konstruksi misalnya.
Pakar gizi memasukkan pekerja kantoran sebagai aktivitas fisik yang rendah. Karena pekerja kantoran umumnya tidak banyak bergerak dan lebih banyak berada di satu posisi, sehingga energi yang dikeluarkan tidak terlalu besar.
Urutan aktivitas berdasarkan pekerjaan tersebut adalah:
- Tingkat aktivitas fisik rendah:pekerja kantoran, dosen dan petugas hotel
- Tingkat aktivitas fisik sedang: pekerja sekolah, petugas listrik dan pengemudi profesional
- Tingkat aktivitas fisik berat: atlet, penari dan pekerja konstruksi.
Dengan tingkat aktivitas pekerjaan tersebut, para pakar kemudian merilis berapa jumlah kalori yang dibutuhkan. Karena setiap individu membutuhkan jumlah kalori yang berbeda-beda, tergantung dari faktor usia, jenis kelamin, berat badan.
Jumlah kalori yang dibutuhkan berdasarkan aktivitas fisik dan usia adalah:
Usia 18-49 tahun
- Aktivitas rendah: laki-laki sebesar 2.420 kilo kalori dan perempuan sebesar 1.955 kilo kalori
- Aktivitas sedang: laki-laki sebesar 2.779 kilo kalori dan perempuan sebesar 2.055 kilo kalori
- Aktivitas berat: laki-laki sebesar 3.278 kilo kalori dan perempuan sebesar 2.280 kilo kalori
Usia 50-59 tahun
- Aktivitas rendah: laki-laki sebesar 2.404 kilo kalori dan perempuan sebesar 1.976 kilo kalori
- Aktivitas sedang: laki-laki sebesar 2.761 kilo kalori dan perempuan sebesar 2.079 kilo kalori
- Aktivitas berat: laki-laki sebesar 3.257 kilo kalori dan perempuan sebesar 2.306 kilo kalori
Secara umum laki-laki memang membutuhkan energi yang lebih banyak karena secara fisik ia lebih banyak bergerak dibandingkan dengan perempuan. Semakin tinggi aktivitas fisiknya maka kebutuhan kalorinya akan semakin besar.
Karena itu penting untuk memperhatikan keseimbangan antara kalori yang masuk dan keluar untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.
Jika asupan kalorinya lebih besar dari yang dibutuhkan, maka ia akan menumpuk di tubuh dan bisa menyebabkan kelebihan berat badan tapi jika asupan kalorinya lebih kecil maka berat badan akan turun.
Jika seseorang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas maka akan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit seperti penyakit jantung, diabetes melitus dan beberapa jenis kanker.
Warna-warna yang Bisa Bikin Orang Jadi Nafsu Makan
Pernahkan Anda memperhatikan warna apa yang digunakan untuk cat dinding di rumah makan? Memilih warna sangat penting untuk mengatur program diet karena psikologis warna dapat mempengaruhi nafsu makan.
Warna memainkan peranan sangat penting dalam kehidupan. Warna dapat mempengaruhi bagaimana cara orang berpikir, bertindak, bereaksi, meningkatkan tekanan darah bahkan dapat mempengaruhi nafsu makan.
Ada sejumlah studi yang dilakukan pada bagaimana persepsi rasa dipengaruhi oleh warna. Studi menyimpulkan bahwa orang belajar dan menjadi akrab dengan kombinasi spesifik warna dan makanan. Kombinasi ini dapat mengubah persepsi dan menciptakan harapan tentang bagaimana bau dan rasa makanan.
Warna apa saja yang dapat merangsang nafsu makan?
Berikut beberapa warna dan efek psikologis terhadap nafsu makan, seperti dilansir Lifemojo, Rabu (11/5/2011):
1. Merah
Merah adalah warna yang penuh emosi dan warna yang sangat energik. Warna ini dapat meningkatkan laju pernapasan dan menaikkan tekanan darah, serta juga dapat meningkatkan nafsu makan. Karena bisa merangsang nafsu makan, warna merah sering dijadikan sebagai warna cat dinding rumah makan dan juga pilihan yang baik untuk warna di ruang makan.
2. Oranye
Warna oranye dapat membantu meningkatkan pasokan oksigen ke otak, menghasilkan efek menyegarkan dan menstimulasi aktivitas mental. Warna oranye adalah warna yang dapat membuat orang merasa nyaman. Dan seperti warna jeruk, oranye dikaitkan dengan makanan sehat dan dapat merangsang nafsu makan.
3. Kuning
Kuning adalah warna yang cerah ceria. Kuning meningkatkan konsentrasi, juga merangsang nafsu makan, karena hal ini berkaitan dengan kebahagiaan.
4. Hijau
Hijau dikaitkan dengan warna alam, kesehatan dan sering digunakan untuk menunjukkan produk keselamatan. Karena hubungannya dengan alam, hijau dianggap sebagai warna menenangkan dan santai.
5. Toska (turquoise)
Warna ini dapat merangsang nafsu makan. Kombinasi warna toska dan orange bahkan bisa menjadi perpaduan warna yang 'lezat'.
Hijau, coklat dan merah adalah warna makanan paling populer. Merah dan kuning sering digunakan dalam dekorasi restoran karena warna ini dapat merangsang nafsu makan.
Dalam rangka menurunkan berat badan, Anda harus makan makanan di atas piring hitam atau gelap. Warna-warna gelap dalam bawah sadar dapat mengurangi nafsu makan. Selanjutnya, makan malam harus dimakan di piring gelap, tapi sarapan harus dimakan di piring cerah.
Tips Makan Sedikit Tapi Perut Kenyang untuk Jaga Berat Badan
Kebanyakan orang perlu makan banyak untuk dapat merasakan kenyang. Akibatnya, orang makan dengan porsi besar dan berat badan gampang naik. Tapi ada beberapa cara yang bisa membuat Anda kenyang meski makan sedikit.
Ahli diet telah menemukan beberapa cara untuk membuat perut cepat merasa kenyang meski makan sedikit, yaitu dengan mengatur waktu makan, apa yang harus dimakan dan cara makan.
Ahli diet juga menunjukkan bahwa otak mendapat sinyal bahwa perut sudah kenyang setelah 20 menit dan jika orang makan terlalu cepat, maka ia akan terus merasa bahwa perutnya masih kosong, yang akhirnya membuatnya makan berlebihan.
Berikut beberapa cara agar perut cepat merasa kenyang meski makan sedikit, seperti dilansir Lifemojo:
1. Makan perlahan dan kunyah dengan baik
Ingat otak membutuhkan waktu 20 menit menyadari bahwa perut sudah kenyang. Jadi tidak peduli apa yang Anda makan, pastikan Anda makan perlahan dan mengunyah dengan benar untuk memperpanjang waktu makan.
2. Makan sepiring salad 10 menit sebelum makanan utama
Makan salad sebelum makan makanan utama akan membuat Anda cepat kenyang setelah makan. Jika Anda bosan mengunyah salad, Anda bisa memiliki sayur yang berkaldu.
3. Makan dengan frekuensi sering dan hindari melewatkan waktu makan
Jika melewati waktu makan, ada kemungkinan Anda akan makan berlebihan di waktu makan berikutnya. Makan dalam interval kecil (setiap 2 hingga 3 jam sekali) karena ini akan membantu Anda tidak merasa terlalu lapar pada waktu makan. Juga, makan dengan porsi kecil tetapi sering akan membuat tubuh tetap aktif membakar beberapa kalori tambahan.
4. Makan di piring yang kecil
Saat menghabiskan makanan yang ada di piring, otak akan mengirimkan sinyal bahwa perut sudah kenyang. Jadi makan di piring yang lebih kecil akan memberi isyarat visual ke otak bahwa Anda sudah kenyang dengan sepiring penuh makanan.
5. Pilih buah utuh ketimbang jus
Buah yang masih utuh berisi air dan serat lebih banyak yang dapat membuat Anda merasa lebih kenyang ketimbang memiliki buah yang sudah dijus.
6. Makan makanan berserat tinggi
Beberapa makanan tinggi serat akan memberikan rasa kenyang lebih cepat, meskipun memasok tubuh dengan kalori 20 persen lebih sedikit dari makanan serat rendah.
Makanan tinggi serat contohnya biji-bijian seperti gandum, produk gandum, beras merah; buah-buahan seperti jeruk, apel, pir, jambu biji, lemon, jeruk, buah, buah delima; dan sayuran seperti bayam, brokoli, kubis, asparagus, paprika, wortel dan labu.
Alasan Orang Enggan Berdiet
Tidak mudah memang melakukan program diet untuk menurunkan berat badan. Beberapa orang kadang memiliki alasan-alasan tertentu untuk menghindarinya. Apa saja itu?
Sebagian besar orang akan berpikir beberapa kali sebelum akhirnya memutuskan untuk berdiet. Saat berpikir itulah kadang muncul alasan-alasan agar dirinya tidak harus melakukan diet.
Berikut ini beberapa alasan yang biasa dikemukakan seseorang agar terhindar dari keharusan untuk diet, seperti dikutip dari Lifemojo, yaitu:
1. 'Besok saya akan mulai diet'
Kebanyakan orang menunda-nunda melakukan diet dengan mengatakan besok. Padahal jika ia memang serius ingin diet, ia akan langsung mulai hari itu juga tanpa pengecualian.
2. 'Saya sangat menyukai makanan'
Setiap orang pasti menyukai makan, jadi itu bukanlah alasan yang tepat. Seseorang yang berdiet tetap bisa menikmati makanan, tapi jumlahnya yang harus diperhatikan agar tidak berlebihan.
3. 'Makanan yang sehat itu mahal'
Alasan ini sangat tidak benar, karena seseorang tidak perlu memilih makanan diet yang mahal. Hal yang harus dilakukan adalah mengonsumsi makanan segar yang sehat seperti buah, sayuran, daging tanpa lemak yang sebenarnya lebih murah dari makanan olahan.
4. 'Saya tidak memiliki waktu'
Seseorang tidak perlu melakukan berjam-jam untuk berdiet, tapi hanya sebentar saja dan bahkan tak lebih dari 30 menit. Untuk itu jika memang sudah memiliki kemauan, maka segala hal pasti bisa dilakukan.
5. 'Saya tidak bisa kerja kalau sedang lapar'
Diet yang baik tidak akan membuat seseorang kelparan, tapi justru membuatnya lebih aktif dan produktif sehingga mampu berpikir lebih baik karena mengonsumsi makanan segar tanpa pengawet dan kurang gizi.
6. 'Kondisi ini sudah turunan dari keluarga'
Beberapa orang mencoba menyembunyikan kondisi gemuknya dengan alasan gen dari keluarga. Namun peneliti menemukan bahwa obesitas bukanlah gen yang dominan sehingga seseorang masih bisa mengendalikan berat badannya dengan beberapa usaha.
7. 'Saya tidak suka buah dan sayur'
Jika memang tidak suka dikonsumsi secara mentah, maka sayuran bisa ditambahkan ke dalam sup, semur atau campuran makanan lain, sedangkan buah bisa dibuat jus atau smoothies yang enak.
8. 'Pekerjaan saya sering bepergian, jadi saya harus banyak makan'
Kondisi ini bisa diatasi dengan pilihan makanan yang cerdas seperti rendah lemak, misalnya memilih ikan atau ayam kukus serta salad dengan madu dan lemon untuk mengganti mayonaise.
Tidak ada yang mengatakan bahwa program diet mudah untuk dilakukan, tapi dengan menghilangkan alasan-alasan tersebut maka seseorang sudah satu langkah lebih dekat untuk sukses.
Bersahabat dengan Lemak Sehat
Tidak selamanya lemak itu jahat. Lemak memang salah satu penyebab obesitas dan penyakit kardiovaskular lainnya, tapi lemak juga dibutuhkan tubuh terutama lemak sehat seperti omega 3. Kekurangan lemak tersebut justru memicu sejumlah penyakit.
Anda yang kurang mengkonsumsi lemak sehat (omega 3) dari ikan, suplemen dan berbagai produk tumbuhan atau sayuran dan susu, berarti Anda melewatkan cara efektif mencegah serentetan penyakit.
Berikut ini alasan mengapa Anda harus menyukai, mengonsumsi dan cara mendapatkan lemak 'sehat' tersebut seperti dilansir dari health.
1. Melawan penyakit
Para peneliti dari University of Pittsburgh Medical Center menemukan bahwa sepertiga pasien penderita sakit leher dan punggung berhenti menggunakan obat anti nyeri setelah mengonsumsi pil minyak ikan yang mengandung omega 3 selama 20-30 hari. Fakta ini menunjukkan bahwa Omega 3 ternyata mampu melawan peradangan. Untuk mendapatkan Omega 3 tidak selalu harus dalam bentuk pil, omega-3 banyak terdapat pada ikan laut (salmon, mackerel, herring) dan ikan air tawar.
2. Tetap langsing
Douglas Bibus, PhD., seorang peneliti omega-3 dari University of Minnesota’s Academic Health Center mengatakan omega-3 dapat menstabilkan mood atau perasaan kita. Hal ini dapat mengontrol keinginan seseorang untuk makan berlebih, yang akhirnya dapat membuatnya tetap langsing dan sehat.
Bibus merekomendasikan untuk mengonsumsi high-quality supplement selama 30 hari. Apabila tidak merasakan perbedaan, tambahlah dosisnya.secara bertahap.
3. Memicu perasaan senang
Bentuk lain dari omega-3 adalah DHA yang menyusun 25% dari lemak otak kita serta mengatur produksi dan aliran hormon serotonin, yaitu hormon yang memicu zat kimia yang membuat perasaan senang. Hal ini menunjukkan bahwa orang yang depresi kemungkinan DHA-nya kurang.
"Penelitian membuktikan bahwa suplement DHA sangat efektif sebagai obat alternatif antidepresi," ujar David Perlmutter, MD, pengarang dari 'The Better Brain Book' dan ahli keterkaitan nutrisi dan penyakit saraf.
Tapi sebaiknya jangan langsung percaya pada semua suplemen yang ada di pasaran, mintalah saran dari dokter atau ahli tentang suplement omega-3 yg bagus untuk Anda.
4. Membantu mengurangi asma
Omega-3 dapat membantu mengurangi asma. Penelitian terbaru dari Indiana University menyimpulkan bahwa pasien yang mengonsumsi suplemen minyak-ikan lebih baik dari orang yang tidak mengonsumsi dalam mengendalikan suatu simptom atau gejala asma. Mengonsumsi suplemen adalah langkah terbaik jika tidak bisa mendapatkannya lewat makanan.
5. Menjaga jantung tetap sehat
Omega-3 diketahui dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi penggumpalan darah dan juga menyembuhkan diabetes. Bibus menjelaskan bahwa diabetes mempunyai komponen peradangan yang kuat yang dapat menyebabkan risiko penyakit jantung lebih besar. Omega-3 akan membantu menurunkan gula darah, yang merupakan kunci menghindari diabetes.
Banyak makan sayuran sepert bayam, kedelai, kenari, dan buah alpukat dapat membantu menambah asupan Omega 3 bagi tubuh. Peneliti dari Harvard Medical School mengatakan, produk-produk itu mempunyai bentuk omega-3 yang disebut ALA yg bisa mencegah penyakit jantung. Disarankan juga untuk tetap mengonsumsi ikan-ikanan dua kali seminggu.(detikhealth)
Lipatan Lemak di Perut Datang Dari Stres
Lipatan lemak di perut menjadi masalah semua orang karena bikin tidak percaya diri. Tahukah Anda, tumpukan lemak di perut terutama pada wanita ternyata dipicu dari stres sosial.
Selama ini orang berpikir lemak di perut berasal dari konsumsi makanan dengan lemak dan kolesterol tinggi, namun studi baru-baru ini menyebutkan bahwa stres di lingkungan sosial bisa mengundang lemak turun ke bagian perut.
"Kebanyakan lemak yang berlebih pada tubuh manusia berada di bagian perut. Lemak di perut berbeda dengan lemak di bagian lainnya. Selain kurang olahraga dan pola makan yang berlebih, lemak di perut muncul karena faktor stres sosial," ujar Carol A. Shively, seorang profesor patologi dari Wake Forest University School of Medicine, seperi dikutip dari Health.
Sebuah studi pernah dilakukan oleh Carol dan rekannya untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap lemak di perut dan juga perkembangan jantung pada beberapa monyet berjenis kelamin wanita.
Dalam penelitian tersebut, si monyet diberi makan ala barat yang banyak mengandung lemak dan kolesterol, kemudian ditempatkan dalam suatu grup dan secara alami membentuk lingkungan sosialnya sendiri, dimana ada monyet yang dominan dan ada monyet yang kurang dominan.
Setelah terbentuk lingkungan sosial dalam grup tersebut, para peneliti melihat bahwa monyet-monyet yang kurang dominan atau yang sering tersisih dalam pergaulannya berubah menjadi lebih gemuk terutama pada bagian perutnya. Sementara monyet-monyet yang dominan dan agresif tidak terlihat perubahan yang berarti pada bagian perutnya.
Dari situlah peneliti mengambil kesimpulan bahwa gangguan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar menyebabkan hormon stres dikeluarkan lebih banyak yang akhirnya membuat lemak di bagian perut terakumulasi.
Monyet yang dominan dan agresif diibaratkan sebagai atasan yang sering memberikan tugas berlimpah pada anak buahnya atau mereka yang mendominasi pergaulan dengan sekitarnya. Sementara itu monyet yang kurang dominan bertindak sebagai anak buah yang merasa stres dengan setumpukan pekerjaan atau juga mereka yang tersisih dari pergaulan sekitarnya.
"Lemak di bagian perut ini akan membentuk plak di pembuluh darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung," ujar Carol.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal Obesity ini hanya ingin mengingatkan dan menunjukkan bahwa pola hidup sosial dan pergaulan yang sehat sangat diperlukan untuk mengurangi stres, yang dapat memicu lipatan lemak di perut dan juga penyakit jantung. Mengonsumsi makanan yang sehat dan olahraga teratur bisa mencegah itu semua.(detikhealth)
Lemak Hancur Tanpa Rasa Sakit
Bagi Anda yang sudah kehabisan akal untuk mengecilkan paha dan perut, mungkin kabar baik ini bisa membantu. Peneliti mengembangkan alat ultrasound untuk menghancurkan sel-sel lemak dengan cepat dan tanpa rasa sakit.
Alat yang sudah ada di Inggris sejak bulan November ini dilaporkan tidak menimbulkan infeksi, efek membius, atau rasa sakit seperti pada operasi liposuction.
Target sel lemak yang dilewati oleh gelombang ultrasound ini berawal dari sel lemak di permukaan kulit, masuk pembuluh vena sampai akhirnya diproses di liver.
Percobaan klinis pertama dilakukan di London dan Manchester dengan harga per jamnya sebesar 300 poundsterling dan berhasil mengurangi sel-sel lemak tanpa ada saraf, pembuluh darah atau jaringan yang rusak.
Dengan empat kali percobaan, seseorang bisa mengecilkan pinggangnya hingga 2,15 inci.
"Alat ini bekerja dengan cara menggetarkan sel-sel lemak dengan frekuensi resonansi tertentu hingga dinding sel lemak pecah," ujar Dr David Allamby seperti dikutip dari Dailymail.(detikhealth)
Tubuh Langsing Tak Selalu Sehat
Banyak penyakit bersumber dari lemak dan berat badan yang berlebih. Tapi menurut penelitian terbaru, orang yang ramping dan langsing sekalipun dapat memiliki tingkat lemak yang berbahaya di dalam tubuhnya.
Tubuh langsing tak selalu sehat. Ini merupakan kesimpulan yang diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan British Medical Research Council.
Dalam penelitian tersebut, peneliti menggunakan scanner MRI tubuh untuk menunjukkan bahwa orang-orang super ramping pun bisa memiliki tingkat lemak internal yang tinggi di sekitar jantung, hati, ginjal dan pankreas. Orang-orang seperti ini disebut 'skinny-fat', yang juga punya risiko kesehatan yang berbahaya.
"Lemak yang tampak pada orang gemuk adalah lemak subcutaneous. Tapi yang sebenarnya lebih berbahaya adalah lemak visceral atau lemak yang tidak terlihat tetapi mengelilingi organ vital," jelas Dr Ron McCoy, juru bicara yang berbasis di Melbourne untuk dokter Royal College of Australian, seperti dilansir dari Indiavision, Selasa (13/7/2010).
Dr McCoy mengungkapkan bahwa lemak visceral merupakan lemak yang dimetabolisme oleh hati, yang diubah menjadi kolesterol. Kolesterol beredar dalam darah dan dapat menumpuk di arteri, yang akhirnya menyebabkan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Lemak visceral juga dipercaya memproduksi lebih banyak hormon dan protein ketimbang lemak subcutaneous, sehingga mempengaruhi kadar glukosa, menyebabkan munculnya diabetes tipe-2 dan masalah-masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung.
Mengapa orang bertubuh ramping dapat menumpuk lemak dalam tubuh?
1. Kurangnya latihan fisik adalah alasan terbesar
"Jika tubuh Anda tidak bergerak, maka tidak dapat membangun metabolisme lemak, baik di luar (lemak subcutaneous) ataupun di dalam (lemak visceral)," ujar Sam Mower, seorang ahli fisiologi olahraga.
2. Pola makan yang buruk
"Jika Anda makan makanan tinggi lemak jenuh, seperti mentega, keju, kue dan biskuit, hampir semua disimpan sebagai lemak visceral," pungkas Mower.
Selain itu, menopause, asupan gula berlebih dan konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan orang mengalami 'skinny-fat'.(detikhealth)
Tak Perlu Fobia dengan Lemak
Lemak memang bisa bikin gemuk, tapi tak perlu sampai fobia dengan lemak apalagi sampai benar-benar menghindarinya. Kadar lemak yang tepat tetap dibutuhkan tubuh agar tetap sehat.
Lemak merupakan molekul-molekul alam yang tak dapat larut dalam air. Hal inilah yang menyebabkan jika orang terlalu banyak makan lemak akan menjadi gemuk.
Tapi lemak juga berfungsi sebagai sumber tenaga, membantu penyerapan vitamin dan pertumbuhan sel. Maka jumlah lemak yang tepat tetap dibutuhkan oleh tubuh.
"Zaman sekarang lemak memiliki konotasi negatif, sehingga banyak orang yang fobia untuk memakannya. Tapi ini adalah pendekatan yang salah," ujar dr Ratna Djuwita Hatma, MPH, perwakilan dari Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), dalam acara Workshop bertajuk 'Pentingnya Peran Lemak Esensial Bagi Tumbuh Kembang Anak' di Menteng, Jakarta, Kamis (6/5/2010).
Menurut dr Ratna, tubuh memerlukan makanan dengan komposisi seimbang, termasuk juga lemak. Komposisi seimbang yang dimaksudkan yaitu karbohidrat sebesar 50-60 persen, protein 15-20 persen, lemak 30 persen, vitamin A, B1 B2, B3, B6, B9, B12, D, E dan mineral.
Nah, ternyata lemak yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sebesar 30 persen. Kadar 30 persen ini harus terdiri dari 3 jenis lemak, yaitu saturated fatty acid (lemak jenuh atau SAFA), monounsaturated fats acid (lemak tak jenuh ikatan tunggal atau MUFA) dan polyunsaturated fatty acid (lemak tak jenuh ikatan ganda atau PUFA).
Dari 30 persen itu, kadar masing-masing lemak harus seimbang. SAFA dibutuhkan sebesar 7-10 persen dari kebutuhan lemak, MUFA sebesar 12 persen dan PUFA 10 persen. Atau dengan rasio kasar perbandingannya adalah 1:1:1.
"Namun, yang menjadi masalah adalah konsumsi lemak jahat SAFA pada masyarakat Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan kadar lemak lainnya," ujar dokter yang juga dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI.
Menurut dr Ratna, kebanyakan masyakat Indonesia salah mengonsumsi lemak. Rasio antara SAFA, MUFA, dan PUFA bisa mencapai 4:1:1.
Hal inilah yang berbahaya bagi kesehatan, karena SAFA merupakan lemak jahat yang bila berlebihan bisa menyebabkan berbagai macam penyakit terutama yang berkaitan dengan kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, dan hiperkolesterol.
Seperti dilansir dari healthcastle, lemak jenuh atau SAFA banyak terdapat dalam makanan seperti daging merah, susu kaya lemak, telur, dan segala macam makanan yang digoreng.
Sedangkan lemak tak jenuh ikatan tunggal atau MUFA banyak terdapat pada kacang-kacangan seperti kacang tanah, walnut, almon, alpukat dan minyak zaitu.
Dan lemak tak jenuh ikatan ganda atau PUFA banyak terdapat pada ikan laut dalam seperti salmon, tuna, tenggiri, dan kakap, minyak sayur yang tidak dipanaskan terlalu tinggi, kacang-kacangan, tempe, tahu, tauge, minyak kelapa, dan alpukat.(detikhealth)
Hitung Lemak Tubuh Pakai Lingkar Leher Hasilnya Lebih Akurat
Untuk mengukur kelebihan berat badan biasanya menggunakan indeks massa tubuh (IMT), tapi sebagai indikator kegemukan, IMT punya sejumlah keterbatasan. Pengukuran lingkar leher bisa jadi alternatif yang lebih akurat.
IMT paling banyak digunakan untuk memperkirakan komposisi lemak tubuh, karena metode ini sangat murah dan mudah. Tinggal membandingkan tinggi badan dan berat badan, maka IMT bisa diperoleh dengan rumus tertentu.
Dikutip dari CNN, Rabu (7/7/2010), salah satu keterbatasan IMT adalah tidak akurat pada kondisi tertentu. Misalnya postur tubuh yang atletis berotot sering masuk kategori obesitas, sementara lemak tubuh pada lansia (lanjut usia) justru terabaikan.
Dalam sebuah publikasi di jurnal Paediatrics, para ahli kini menyarankan metode alternatif yang sama mudahnya dengan IMT. Metode yang diklaim lebih akurat tersebut adalah pengukuran lingkar leher.
Menurut para ahli, ukuran lingkar leher yang besar sering dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan yang terkait dengan obesitas. Di antaranya adalah sleep apnea, diabetes dan hipertensi.
Untuk menguji keakuratan metode tersebut, Dr Olubukola Nafiu dari University of Michigan melakukan penelitian terhadap 1.102 anak. Ia mencatat tinggi dan berat badan serta lingkar leher anak-anak tersebut.
Pengukuran dilakukan dengan memakai pita meteran, pada bagian yang menonjol di leher. Pada pria dewasa, letaknya kurang lebih berada di sekitar jakun.
Hasilnya ternyata sesuai dengan perkiraan. Ia menemukan bahwa seorang anak 6 tahun dengan lingkar leher di atas 28,45 cm memiliki risiko kelebihan berat badan dan obesitas sebesar 3,6 kali lipat dibanding usia sebayanya.(detikhealth)
Menurut Dr Nafiu, pengukuran lingkar leher cukup murah dan mudah. Selain bisa melengkapi hasil pengukuran IMT dalam mengukur tingkat kegemukan, metode ini juga lebih akurat dalam memperkirakan risiko gangguan kesehatan yang terkait
Gas Karbondioksida Bisa Mengecilkan Jaringan Lemak
Suntikan gas karbondioksida (carboxytherapy) ke dalam tubuh bisa membuat sel-sel lemak menyusut dan berat badan bisa turun. Jaringan lemak di paha dan perut bisa susut 2-3 cm setelah ikut terapi ini.
Dalam studi terkini, para ilmuwan dari University of Siena, Italia mencoba menyuntikkan gas karbondioksida kepada 48 wanita yang memiliki kelebihan lemak terutama pada bagian paha dan perut. Setelah disuntik, ternyata rata-rata partisipan mengalami penyusutan di paha sebanyak 2 cm dan di perut sebesar 3 cm.
Teknik menyuntikkan gas karbondioksida atau yang dikenal dengan carboxytherapy ini sebenarnya sudah banyak digunakan di beberapa tempat kecantikan untuk menghilangkan selulit. Teknik ini sempat memicu kontroversi karena seorang wanita di Amerika pernah meninggal dunia karena melakukan terapi tersebut.
Namun para peneliti mengatakan bahwa karbondioksida (CO2) adalah gas yang alami dan tidak beracun karena diproduksi oleh sel tubuh manusia sendiri. Hanya dalam beberapa menit, terapi dengan karbondioksida ini dilaporkan bisa mengecilkan jaringan lemak.
Mekanismenya adalah sebagai berikut, sebuah jarum suntik yang berisi gas karbondioksida ditusukkan pada bagian permukaan kulit. Gas karbondioksida kemudian akan berdifusi ke dalam pembuluh darah dan jaringan di sekitarnya.
Pembuluh darah kemudian akan melebar yang akhirnya membuat aliran darah lebih kuat dan lancar. Semakin lancar aliran darah artinya semakin banyak oksigen dan nutrien yang masuk ke dalam tubuh. Dan semakin banyak oksigen, semakin banyak pula karbondioksida yang bisa membunuh sel-sel lemak.
Meski bisa mengecilkan ukuran tubuh namun terapi itu tidak bersifat permanen dan tidak bisa menurunkan risiko tidak sehat lainnya yang muncul dari berat badan berlebih.
"Injeksi karbondioksida bisa saja mengurangi lemak di bawah permukaan kulit tapi tidak bisa mengatasi lemak dalam perut yang merupakan penyebab utama penyakit diabetes, jantung dan lainya," kata Nick Finer dari University College London seperti dikutip dari That's Fit, Kamis (31/12/2009).(detikhealth)
Tarian yang Membakar Banyak Kalori
Bila Anda tak suka pergi ke pusat kebugaran untuk melakukan aerobik, latihan kardio atau latihan otot lainnya, cobalah untuk menari. Dengan menari, orang bisa membakar 500 kalori.
Selain bergerak, menari juga dapat memompa endorfin ke otak, yaitu hormon yang membuat orang merasa bahagia.
Menari merupakan cara asyik dan menyenangkan untuk membuat tubuh tetap sehat.
Dilansir dari GeniusBeuty, Kamis (2/9/2010), berikut beberapa jenis tari yang bisa membuat tubuh tetap fit dan bugar:
1. Hip hop
Hip hop merupakan tarian yang fun dan bebas, memungkinkan orang untuk melakukan improvisasi dan berkesempatan menjadi apa saja. Hip hop membuat orang menari sekaligus berolahraga dalam wakti yang bersamaan. Hip hop termasuk latihan aerobik dan kardio yang dapat membakar banyak kalori, memperbaiki sistem dan juga mengembangkan otot.
2. Balet
Dengan gerakan yang indah dan elegan, penari balet dapat menurunkan berat badan dan memperkuat otot selama latihan. Balet menuntut kontrol yang tepat dan cepat pada hampir setiap otot dalam tubuh, membuat punggung tegak, serta menjadikan perut, pantat dan kaki kencang.
3. Belly dance atau tari perut
Tari perut adalah kegiatan kebugaran yang efektif. Menari perut dapat membantu mengurangi ukuran pinggul dan bokong, membuat perut rata dan memperkuat lengan dan otot punggung secara efektif. Tari perut juga dapat menghilangkan selulit, mencegah kelebihan air dalam tubuh dan bermanfaat untuk kesehatan wanita, seperti mengembangkan otot inti panggul dengan benar.
4. Tarian Latin
Tarian Amerika Latin seperti Salsa, Rumba, Cha cha cha telah membentuk dasar untuk salah satu klub dansa tren yang paling populer. Tari latin dapat membuat tubuh bugar dengan mengembangkan otot, dari pinggul, pinggang dan lengan.
5. Tari aerobik
Dalam tarian aerobik, latihan dirancang untuk intensitas lebih dalam ke gerakan tari dan irama, sehingga Anda dapat menari dan olahraga pada saat yang sama. Tarian ini dapat memperbaiki postur tubuh, membakar lemak, fleksibilitas dan kelincahan dalam gerakan
Plus Minus Makan Daging untuk Kesehatan
Makan daging mungkin menjadi pantangan bagi beberapa orang, terutama vegetarian. Meski tidak melulu merugikan, namun demi kesehatan memang sebaiknya jangan terlalu sering makan daging. Apa plus minus makan daging untuk kesehatan?
Daging mengandung sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melaksanakan fungsi metabolisme yang vital, seperti protein, lemak, vitamin dan mineral. Semua nutrisi ini bertanggung jawab untuk menyediakan energi dan menjaga tubuh tetap sehat.
Dilansir dari Buzzle, Rabu (18/8/2010), berikut beberapa keuntungan makan daging bagi kesehatan:
1. Protein
Daging adalah sumber yang kaya protein, yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang sangat tinggi. Protein memainkan berbagai peran penting untuk fungsi tubuh, antara lain pembangunan, perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan antibodi yang memerangi infeksi.
Secara umum, 19-20 persen protein terdapat pada daging. Daging dianggap sebagai protein kualitas tinggi karena mengandung hampir semua asam amino esensial. Dengan demikian, makan daging juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan pemulihan sistem yang cepat.
2. Mineral
Daging mengandung sejumlah mineral, terutama kaya zat besi, seng dan selenium. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin yang diperlukan untuk mengangkut oksigen dari paru ke bagian tubuh lain. Seng meningkatkan metabolisme dan membantu dalam pembentukan jaringan. Sedangkan selenium membantu dalam pemecahan lemak dan bahan kimia lain dalam tubuh.
3. Vitamin
Vitamin yang paling menonjol dalam daging adalah vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6 dan B12) dan D.
Vitamin A mempromosikan penglihatan yang baik, mendukung perkembangan tulang dan gigi serta menjaga kesehatan kulit. Vitamin B mendukung sistem saraf pusat dan meningkatkan kesehatan mental. Dan vitamin D meningkatkan kalsium dan fosfor, yang pada gilirannya, menjaga kesehatan tulang dan gigi.
4. Lemak
Lemak yang ada dalam daging adalah asam linoleat dan asam palmiotelik. Lemak ini dapat mencegah tubuh dari kanker dan virus berbahaya. Ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari lingkungan dan kondisi yang tidak menguntungkan. Tubuh juga membutuhkan lemak untuk perkembangan otak.
Tapi, selain keuntungan di atas, makan daging tanpa diimbangi dengan makan buah, sayur dan berolahraga justru bisa menjadi bumerang bagi kesehatan tubuh.
Beberapa kerugian makan banyak daging adalah sebagai berikut:
1. Daging tidak mengandung serat
Serat membantu sistem pencernaan dalam tubuh. Tanpa serat, tubuh berisiko tinggi terhadap penyakit tertentu seperti kanker dan masalah jantung. Itu sebabnya banyak orang yang makan daging tanpa diimbangi dengan pola hidup sehat lainnya, mendapat risiko tinggi menderita kanker.
2. Tinggi lemak jenuh
Lemak jenuh tentu saja tidak baik untuk kesehatan. Ini merupakan musuh utama bagi pembuluh darah dan jantung. Hasilnya, banyak orang yang mengalami penyakit kardiovaskuler karena kebiasaan makan daging.
3. Tinggi nitrat dan garam
Daging olahan seperti bacon, hot dog, ham dan lainnya sangat buruk untuk kesehatan. Daging tersebut dapat membawa efek negatif jangka panjang karena banyak mengandung nitrat dan garam sebagai pengawet. Kandungan tinggi nitrat dan garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan memicu penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti jantung dan stroke.
Bila Anda ingin makan daging, usahakan untuk selalu makan daging alami yang tidak diawetkan.
Dan perlu diingat makan daging sebaiknya tidak setiap hari, beri jeda tubuh karena daging adalah makanan yang sulit dicerna. Namun daging tetap diperlukan untuk kesehatan, terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Mengonsumsi daging juga harus diimbangi dengan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan, serta jangan lupa untuk melakukan olahraga secara rutin.
Perut Buncit Menimbun Banyak Masalah
Lemak di perut lebih bahaya dibanding dengan lemak tempat lain di tubuh. Selain mengganggu penampilan, lemak di perut yang bikin perut buncit ternyata menimbun banyak masalah.
Perut buncit adalah istilah untuk menggambarkan lemak berlebih yang terdapat di perut. Perut yang membuncit tidak memberi manfaat apa-apa pada kesehatan tubuh.
Sebagian besar perut buncit merupakan dampak dari berat badan yang berlebih, tapi ada juga penyebab lain, yaitu otot perut yang lemah, postur tubuh yang buruk, terlalu banyak minum alkohol, stres dan kelebihan hormon.
Perut buncit juga bisa menunjukkan adanya masalah gastrointestinal (pencernaan), seperti sembelit, sindrom iritasi usus, penyakit radang usus dan gastroparesis, yaitu jenis kerusakan saraf yang mempengaruhi perut.
Jika lemak sudah menumpuk di perut tubuh tidak lagi menyebarkan kelebihan lemak ke seluruh bagian tubuh. Lemak yang suka 'berkumpul' di perut adalah lemak visceral atau intra-abdomen, yaitu lemak yang berhubungan dengan kolesterol tinggi, insulin tinggi, trigliserida tinggi, tekanan darah tinggi dan masalah lainnya.
Jenis lemak ini adalah lemak paling berbahaya dan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes, penyakit jantung, stroke, demensia (pikun) dan beberapa jenis kanker.
Risiko perut buncit akan muncul jika lemak yang bersembunyi di balik pinggang ukurannya lebih dari 40 inchi atau 101,6 cm pada pria dan lebih dari 35 inchi atau 88,9 cm pada wanita.
"Jika ukuran pinggang lebar, maka Anda seperti berada di ujung tebing yang kapan saja bisa jatuh," ujar George Blackburn, associate director divisi nutrisi di Harvard Medical School, seperti dilansir dari USAToday, Kamis (29/7/2010).
Dilansir dari Ehow, cara terbaik untuk menghilangkan perut buncit adalah:
- Perbanyak olahraga yang berfokus pada pembakaran lemak di perut seperti sit up, lari, bersepeda, senam, aerobik.
- Perbanyak sayur dan buah
- Mengurangi makan daging merah dan junk food
- Menghilangkan pemanis buatan dan makanan yang menyebabkan gas, seperti brokoli dan kubis.
- Hindari alkohol dan atasi stres dengan baik
- Cukup istirahat